Cara Menghindari Silau Dari Lampu Motor Berlawanan Arah yang Menggunakan HID


Beberapa orang pilih lakukan perjalanan saat malam hari karena dipandang jalanan lebih lengang serta yang tentu terlepas dari panas matahari. Walau demikian ada banyak hal yang harus dilihat saat berkendara malam lebih jalanan yang dilintasi minim penerangan atau rambu serta marka jalan. 

Yang harus dicermati ialah pancaran lampu kendaraan yang datang dari arah bersimpangan. Pasalnya mata dapat alami buta sekejap karena terkena cahaya lampu itu. 

Mata manusia itu senang terpancing pada cahaya. Demikian ada cahaya dari depan automatis kita akan lihat ke musuh. Terkadang kita justru jadi emosi saat lihat itu sebab membuat silau. 

Dampak dari buta sesaat ini dapat membuat kita kesusahan dalam lihat marka jalan. Serta yang bahaya jika kita musuh (dengan membalas memberi lampu jauh) sebab kita kan tidak tahu keadaan pengemudi dari arah bersimpangan. 

Jika ia buta sesaat takutnya mobil ia akan ke kita hingga dapat berlangsung tubrukan. 

Oleh karena itu, kita harus dapat melatih diri lihat marka saat lihat cahaya. Jadi waktu kita berkendara malam harus tahu patokannya apa, marka jalan atau lebar jalan. 

Ke-2, kita harus dapat membuat garis imajiner. Jadi mobil harus diposisikan dahulu dalam tempat yang aman. Mengapa, sebab takutnya tempat mobil begitu ke kiri atau ke kanan hingga beresiko. 

Ada tidaknya marka jalan Anda harus dapat memprediksi berapakah lebar jalan serta lebar mobil. Apa untuk dua mobil dapat ataukah tidak. 

Jika sangsi selekasnya kurangi kecepatan. Hingga kalaulah berlangsung bentrokan imbasnya tidak kronis.

Posting Komentar

0 Komentar