Gapoktan Bina Asih Pangandaran Lakukan Penaburan Ribuan Benih Ikan

Gapoktan-Bina-Asih-Pangandaran-Lakukan-Penaburan-Ribuan-Benih-Ikan

Gapoktan Bina Asih Pangandaran melakukan tabur benih pada Sungai Apur yang terletak di Desa Kertajaya, tepatnya di Dusun Bantarloa. Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu upaya penjagaan ekosistem sungai yang berada di Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran ini. 

Benih yang ditabur berupa ribuan bibit ikan dari berbagai jenis, yang diharapkan ke depannya akan dapat hidup dan berkembang dengan baik di Sungai Apur. 

Gapoktan Bina Asih Pangandaran Peduli Alam dengan Tabur Benih Ikan 

Sebagaimana dilansir dari harapanrakyat.com, Gabungan Kelompok Tani atau yang disingkat Gapoktan Bina Asih di Desa Kertajaya pada Selasa, 12 November 2019 melakukan kegiatan penaburan ribuan bibit ikan. 

Meskipun dilakukan ketika musim kemarau melanda dengan volume air Sungai Apur yang berkurang dan cuaca panas yang menyengat, tidak menyurutkan semangat Gapoktan Bina Asih untuk melakukan aksi peduli alam tersebut. 

1. Tujuan Kegiatan Tabur Benih Ikan Dilakukan 

Ade Toha, selaku Ketua Gapoktan Bina Asih Pangandaran menyampaikan bahwa kegiatan penaburan benih ikan di Sungai Apur ini merupakan salah satu upaya agar lebih bisa menyatu dengan alam. Manusia hidup berdampingan dengan alam, sehingga perlu adanya harmonisasi antara manusia dengan alam. 

Melalui kegiatan tabur benih ikan yang dilakukan, Gapoktan Bina Asih diharapkan menjadi pioner kelompok tani dalam aksi nyata pemberdayaan sungai dan fauna yang hidup di dalamnya. Sungai menjadi bagian alam yang berperan penting bagi manusia, sehingga keberadaan ekosistem sungai perlu dijaga agar tetap seimbang. 

Benih-benih ikan yang ditaburkan kelak akan hidup dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar Sungai Apur. Jadi, sungai tidak hanya sebagai penyuppai air untuk kehidupan sehari-hari melainkan juga bisa sebagai penyupplai bahan makanan yang bergizi untuk dikonsumsi. 

2. Macam-Macam Benih Ikan yang Ditaburkan 

Ada ribuan benih ikan yang ditaburkan oleh Gapoktan Bina Asih. Lebih tepatnya ada sebanyak 250 ribu benih ikan yang ditaburkan dalam kegiatan. Benih-benih tersebut berasal dari berbagai jenis ikan yang biasa dikembangbiakkan, seperti ikan mas, ikan patin, ikan gurame, dan ikan mujaer. Benih ikan tersebut diharapkan bisa berkembang menjadi lebih banyak dan bermanfaat bagi warga sekitar. 

3. Pembenihan Ikan Merupakan Salah Satu Program Kerja Gapoktan Bina Asih 

Ade Toha juga menyampaikan bahwa Gapoktan Bina Asih Pangandaranmemiliki program kerja berupa pengelolaan dan pembenihan beraneka jenis ikan. Bahkan hingga kini, Gapoktan Bina Asih telah memiliki kolam penampungan sebanyak 5 yang difungsikan sebagai tempat pembibitan serta pengembangbiakan ikan. 

Kegiatan penaburan benih ikan yang dilakukan di Sungai Apur juga menjadi salah satu agenda pembenihan dan pengembangbiakan ikan Gapoktan Bina Asih. Dari bermacam-macam benih ikan yang ditabur, nantinya ketika musim penghujan tiba dan volume air sungai normal kembali diharapkan ikan-ikan tersebut telah berkembang dalam jumlah lebih banyak sehingga bisa dimanfaatkan warga. 

4. Harapan dari Kegiatan Tabur Benih Ikan 

Pemerintah Kecamatan Mengunjaya beserta Pemerintah Desa Kertajaya mengapresiasi kegiatan penaburan benih ikan yang dilakukan oleh Gapoktan Bina Asih Pangandaran. Pemerintah menghargai kepedulian Gapoktan Bina Asih terhadap kelestarian ekosistem sungai. 

Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Mangunjaya, Ntung Casmudi mengharapkan kegiatan positif yang dilakukan Gapoktan Bina Asih di Desa Kertajaya bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi desa-desa lain yang daerahnya memiliki aliran sungai. Desa lain bisa menjadikannya pelajaran dalam hal pengelolaan dan pelestarian sungai. 

Sungai-sungai yang ada bisa disemai berbagai macam ikan dari jenis apa saka. Jika nantinya telah banyak ikan yang hidup dan berkembang di sungai, maka secara alamiah kebutuhan ikan di daerah Mangunjaya akan terpenuhi dengan baik. 

Namun Ntung juga memberikan catatan agar warga tidak menangkap ikan dengan cara yang brutal seperti menggunakan racun portas. Selain karena hal tersebut memang dilarang, juga bisa mengancam keselamatan habitat ikan dan merusak ekosistem sungai. 

Menjaga lingkungan tetap lestari bisa dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya dengan menjaga ekosistem sungai. Tidak hanya sebagai tempat air mengalir menuju laut, tapi sungai juga bisa dioptimalkan untuk bermacam-macam fungsi yang bisa memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Melestarikan sungai bisa dengan beragam langkah, salah satunya dengan pembenihan bibit ikan seperti yang dilakukan oleh Gapoktan Bina Asih Pangandaran.

Posting Komentar

0 Komentar